oleh

Dirgahayu RI ke-75, Ketum DPP IMM: Syukuri Bersama Kemajuan Indonesia

SPIRIT KEMERDEKAAN, KESATUAN DAN KEBERSAMAAN NASIONAL

Di usia ke 75 Tahun, tepat 17 Agustus 2020 ini, patut kita syukuri bersama atas capaian kemajuan-kemajuan di bumi Indonesia. Kemajuan dalam sosial, ekonomi, pilitik, hukum dan HAM, serta kebudayaan, namun demikian bukan berarti tanpa catatan. Itulah tugas kita bersama, semakin berumurnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk terus menyempurnakan catatan yang ada. Tujuannya sederhana, supaya cita-cita kemerdekaan dapat dirasakan secara utuh oleh setiap anak bangsa.

Di hari kemerdekaan yang berbeda ini, Bangsa Indonesia harus menghadapi bencana non Alam Pandemi Covid 19. Suatu bencana yang tidak mudah untuk diselesaikan, namun tetap di ikhtiarkan untuk setidaknya menghambat persebaran covid 19. Oleh karena itu, semua pihak sangat berperan dan berkontribusi untuk memulihkan kesehatan dari covid 19. Covid 19 yang persebarannya begitu cepat, lebih dari 3 bulan Physical Distanting dan PSBB dilalui, namun lonjakan virus tetap tidak dapat dihindari. Akibat kondisi yang demikian, banyak masyarakat yang berdampak secara ekonomi.

Kedua hal ini sangat penting, kesehatan harus didahulukan, ekonomi masyarakat harus dirangsang, agar keduanya tetap saling memberi keuntungan. Akhirnya kita pahami, dalam kondisi peralihan ini, semua untuk diminta selalu waspada dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Tujuannya agar semua dalam keadaan sehat, sehat secara individu dan sehat secara ekonomi.

Dalam situasi yang sulit ini, tidak dapat dipungkiri pihak-pihak yang memanfaatkan momentum ini sebagai agenda menyerang kekuasaan. Disisi lain juga, pendukung kekuasaan melayangkan data-data yang mendukung kekuasaan. Semua menjadi hal yang lumrah dalam alam pikir demokrasi. Namun yang tetap menjadi catatan adalah, situasi itu harus tetap terbingkai dalam alam pikir konstitusi bangsa Indonesia.

Untuk itu, kami mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membangun negeri di tengah situasi pandemi covid 19.

  1. Dengan spirit hari kemerdekaan sudah seharusnya kita memperkuat konsolidasi nasional bersama-sama, antara pemerintah, tokoh bangsa, wakil rakyat (DPR/MPR), serta rakyat Indonesia dalam upaya menghadapi pandemi demi kepentingan bangsa dan negara.
  2. Dalam situasi seperti ini, negara dan bangsa Indonesia sedang mengalami situasi yang sulit, sebagaimana yang diutarakan oleh presiden, pimpinan DPR, pimpinan MPR, dan Pimpinan lembaga tinggi lainnya serta tokoh bangsa, akademisi, dan sebagainya. Sudah sepatutnya kita sebagai komponen bangsa harus terus mendukung penuh upaya pemerintah untuk menangani pandemi dan upaya menstimulasi kondisi ekonomi supaya tidak terjebak resesi.
  3. Pemerintah harus bersungguh-sungguh untuk senantiasa memulihkan kondisi kesehatan bangsa dan kondisi kesehatan ekonomi. Diharapkan pemerintah dan juga wakil rakyat tidak mengeluarkan dan melanjutkan kebijakan yang mengundang kontroversi. Pemerintah dan Wakil Rakyat diharapkan juga mendengar aspirasi rakyat.
  4. Stop bagi para pihak yang memanfaatkan situasi ini sebagai panggung, layaknya pahlawan di siang bolong. Sebab situasi kondusif itu merupakan kunci penting untuk bergotong royong dalam mengakhiri situasi pandemi dan situasi ekonomi yang mengarah pada resesi. Jika semua solid, tidak ada gejolak apa lagi manuver-manuver politik, dapat dipastikan kita dapat keluar dari situasi sulit ini.

Selamat dirgahayu Republik Indonesia ke 75 Tahun. Semoga dengan kesadaran kemerdekaan, kita dapat keluar dari kondisi sulit ini. Pandemi segera dapat diatas, kondisi ekonomi membaik, dan kondusifitas sosial politik.

Merdeka!!!

 

Ketua Umum DPP IMM

 

 Najih Prastiyo, MH.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *