oleh

Lazismu dan Bank Mega Syariah Bagikan 100 Ribu Paket Takjil

Kabarmu.co- Lazismu bersama Bank Mega Syariah (BMS) membagikan lebih dari 104.700 paket makanan untuk warga terdampak Covid-19. Menariknya, bantuan ini dibeli dari pelaku kuliner usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

Sebagai salah satu pelaku industri jasa keuangan syariah, BMS menaruh perhatian cukup besar terhadap dampak ekonomi Covid-19. Hal ini menjadi dasar pemilihan penyaluran zakat korporasi tahun ini dengan bersinergi bersama Lazismu dalam bentuk bantuan makanan siap saji yang melibatkan pedagang UMKM di 15 kota di 14 provinsi di Indonesia.

Menurut Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo, dampak sosial ekonomi akibat corona sangat terasa di kalangan masyarakat termasuk pedagang UMKM.

Ia kemudian berharap program bertajuk “100.000 Paket Makanan untuk Negeri” ini dapat meringankan beban warga yang terdampak Covid-19.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tidak hanya dapat membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan. Namun, diharapkan juga dapat membantu pedagang makanan UMKM yang kami minta untuk menyediakan 104.000 lebih paket makanan ini,” ungkap Yuwono pada keterangannya, Jumat (15/5/2020).

Program ini, ungkap Yuwono, diharapkan dapat menjadi jalan berkah untuk seluruh masyarakat yang terlibat dan dapat menginspirasi masyarakat lainnya.

Edi Suryanto selaku Direktur Eksekutif Lazismu menambahkan, kolaborasi bersama BMS ini berdasarkan prinsip yang sama yakni untuk memberdayakan masyarakat khususnya UMKM.

“Secara tidak langsung, ini dapat memberdayakan dan meningkatkan ekonomi UMKM untuk bertahan dari imbas Covid-19,” jelasnya.

Disebutkan oleh Edi, Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional mengapresiasi dukungan dari para dermawan pada program Ramadan kali ini. Terlebih, apa yang dilakukan BMS merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan ketahanan pangan.

Dirinya pun mengajak dermawan lainnya untuk ikut berpartisipasi membantu masyarakat yang membutuhkan bersama Lazismu.

Beberapa penerima bantuan pun menceritakan sulitnya memenuhi kebutuhan hidup di tengah pandemi.

Warga RW 12 Kebayoran Lama Selatan Ngatijo, misalnya, menyatakan banyak warga yang membutuhkan karena kehilangan pekerjaan dan tidak bisa menjalankan usahanya.

Situasi serupa dihadapi oleh warga Kebayoran Lama Utara.

“Ada 285 jiwa atau 150 KK yang menghuni kawasan ini. Rata-rata, mereka berprofesi sebagai pedagang dan pencari barang bekas,” ujar M. Ari.

Ia kemudian menceritakan aktivitas warga menurun. Mereka pun merupakan pendatang yang berdomisili di lapak-lapak barang bekas.

Menanggapi hal itu, Direktur Bisnis BMS Denny Karim mengungkapkan program “100.000 Paket Makanan untuk Negeri” ini merupakan wujud kepedulian zakat perusahaan BSM terhadap nasib warga yang membutuhkan.

Bantuan ini, diharapnya, dapat memberikan kebahagiaan di saat pandemi Covid-19 yang masih belum pasti kapan berakhirnya.

Sebagai informasi, program ini ditunjukkan untuk warga-warga di sekitar kantor cabang BMS di seluruh Indonesia. Penyaluran 100.000 paket makanan ini ditargetkan dapat selesai di akhir bulan Ramadan 1441 H.

Sumber: beritasatu.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *